Bagaimana cara menghilangkan bekas bekam

Bagaimana cara menghilangkan bekas bekam

cara menghilangkan bekas bekamBagi anda yang sudah biasa melakukan bekam, tentu sudah hal yang biasa apabila pada tempat bekas pembekaman terjadi pelembaman di permukaan kulit dan warnanya terlihat baca : arti warna lebam pada kulit setelah bekam , terkadang merah bulat, ungu bahkan warna kehitam-hitaman. Hal ini bagi sebagian orang tidak jadi gangguan apalagi apabila bekas lebam bekam berada pada wilayah yang tertutup seperti di punggung atau dada, bekas tersebut senantiasa menghilang seiring waktu dari 2 hari hingga 7 hari lamanya, cepat atau lambatnya bekas bekam menghilang tergantung dari kondisi tubuh orang yang dibekamnya tersebut, seperti jenis kulit kering atau berminyak, tebal dan tipisnya kulit, tempat atau lokasi pembekaman di tubuh, angin yang ada ditubuh dan berdiam dibawah kulit, darahnya, cuaca dan faktor-faktor lainnya dan setiap orang dapat berbeda-beda. Satu lagi yang membuat bekam lebam bekam itu berbeda yaitu teknik bekamnya, karena bekam ada yang menggunakan tusuk jarum (lancet) atau dengan bisturi (bekam sayat), maka bekas lebam dan bekas lancet dan bekas sayatan akan berbeda hasilnya.

Yang menjadi banyak pertanyaan adalah bagi orang yang belum terbiasa dengan bekam atau orang yang terganggu dengan bekas bekam tersebut karena dibekam dilokasi titik bekam yang terlihat secara vulgar dan tidak pantas untuk ditutupi, seperti dikening muka, di wajah seperti dipipi, di dahi, di dagu, dipelipis dan titik lainnya. terutama bagi yang memiliki keluhan jerawat biasanya akan dibekam pada titik yang terkumpul jerawat banyak yaitu di pipi kiri dan kanan.

Pertanyaan bagaimana cara menghilangkan bekas bekam ini terbersit dalam hati yang dibekam karena mereka mau dibekam namun hjangan sampai mengganggu penampilan dan menggangu aktifitas keseharian, jangan karena bekam untuk membersihkan jerawat, maka harus bolos sekolah atau bolos bekerja sampai bekas bekamnya hilang. dan ini suatu realita dilapangan tidak sedikit orang yang terganggu dengan bekas bekam tersebut, atau malah pada orang lainnya, mereka merasa bangga apabila memiliki tanda setelah dibekam (orang bilang : tidak gaul kalau belum dibekam hehe), dan sambil memberikan syiar kepada orang lain bahwa dirinya telah melakukan bekam.

Cara menghilangkan bekas bekam

Menghilangkan bekas bekam tentunya harus dilakukan selepas setelah dilakukannya pembekaman, dan juga tidak serta merta langsung hilang bekasnya seketika, namun bekas bekam akan hilang dalam jangka waktu tertentu, atau bahkan dengan kasus yang berbeda, maka bekas bekam  akan hilang dalam waktu yang normal-normal saja. Beberapa tips cara menghilangkan bekas bekam dikulit adalah :

  1. Proses bekam dilakukan tidak terlalu lama pada waktu penyedotan darah, dalam hal ini bisa dilakukan teknik penyedotan darah 2 kali atau 3 kali penyedotan sampai darah kotor berhenti keluar. Pebekaman yang terlalu lama akan memberikan bekas lebam bekam yang awet dan susah hilang karena kulit berwarna ungu kehitam-hitaman.
  2.  Setelah proses pembekaman lakukan pemijatan ringan di lokasi pembekaman dan disekitarnya, ini dimaksudkan untuk melancarkan kembali siklus darah dan angin dipermukaan kulit. dan baiknya lakukan pemijatan dengan cara melingkat berlawanan arah jarum jam se[erti arah tawaf agar tubuh cepat menjadi pulih.
  3. Olesi bekas bekam tersebut dengan minyak zaitun / minyak habbatussauda atau campuran keduanya, atau formula lainnya seperti minyak but-but, minyak bekam super. Jangan digaruk apabila bekas bekam terasa gatal.
  4. Segera tutup lokasi pembekaman dengan mengenakan pakaian, usahakan bekas bekam tersebut tidak tertutup rapat, biarkan angin/oksigen bersiklus lancar disekitar bekas pembekaman.
  5. Apabila memungkinkan terkena sinar matahari, jemur dibawah terik sinar matahari selama beberapa menit saja.
  6. Setelah melewati 2 jam pembekaman bisa dilakukan pengkompressan, karena adanya luka bekas keluar darah maka kompres dengan air hangat agar aliran darah lancar dan pengiriman leukosit dan antibiotik ke daerah luka lancar dan cepat tertutup, setelah beberapa menit lakukan kompres dengan air dingin, dan lakukan secara bergantian, bisa dilakukan 3 jam sekali sampai warna lebam hilang.
  7. Jangan gunakan air panas dalam mengkompress, karena akan menambah parah lebam dan bisa melepuh, gunakan air hangat kuku.
  8. Tambahkan sedikit garam pada air kompresan, dan gunakan handuk atau kain yang lembut untuk mengkompress.
  9. Apabila anda tidak bermasalah dengan bekas bekam tersebut baiknya anda biarkan hilang secara alami.

Cara menghilangkan bekas bekam diatas tentu tidak semua sama, setiap orang bisa berbeda hasilnya.

brc-cibaduyut.com

Close