Bahaya Bekam – Baca Penjelasan ini

Bahaya Bekam – Baca Penjelasan ini

Apakah Bekam Berbahaya ? Pengobatan terapi bekam (alhijamah) merupakan pengobatan alternatif yang telah berabad-abad lamanya dilakukan oleh manusia di muka bumi.

Jauh sebelum tahun masehi bekam sudah dilakukan, dan baru mendapat gelar pengobatan terbaik di masa kenabian Muhammad SAW. Dan sampai detik ini pengobatan bekam masih dilakukan oleh banyak orang.

Pertanyaan yang sering muncul apalagi bagi orang yang baru pertama kali akan melakukan bekam adalah apakah bekam berbahaya? Karena suatu hal wajar jika orang berhati-hati pada hal yang baru pertama kali dia coba.

Dibalik banyaknya manfaat bekam untuk kesehatan, ternyata masih ada bahaya bekam yang mungkin muncul atau terjadi apabila tidak mengetahui ilmunya, maka dalam artikel bekam ini akan sedikit membahas tentang bahaya bekam agar tidak lagi menjadi keraguan seseorang dalam memilih terapi bekam.

Sedikit penjelasan mengenai bekam : Bekam merupakan proses pengambilan darah kotor dengan cara menyedot dengan alat yang namanya cupping yang umumnya seperti gelas.

Bekam sendiri memiliki beberapa jenis sesuai dengan cara bekam itu, diantaranya bekam kering, bekam basah, bekam luncur dan juga bekam tarik. Jenis bekam yang lebih menitikberatkan pada pengobatan adalah bekam basah, dimana dalam bekam basah ini adanya dikeluarkan darah, jenis yang lainnya tidak.

Bahaya Bekam, Apa itu?

bahaya bekam image

Berbagai keterangan manfaat bekam bagi kesehatan yang menerangkan bahwa bekam sangat luar biasa bagi pengobatan suatu penyakit akan bisa menjadi bahaya bekam tersebut apabila dilakukan bukan oleh ahlinya.

Seorang ahli bekam dikatakan bisa menangani pasien untuk dibekam apabila dia sendiri telah mempelajari ilmu bekam dengan benar pada lembaga yang benar (bukan hanya autodidak) bahkan sekarang ada sertifikasi dari perkumpulan bidang bekam, mengerti medis minimal seorang pembekam, dilakukan dengan cara, alat dan tempat yang benar sehingga higienis.

Disini akan dipaparkan penjelasan kenapa bekam menjadi berbahaya dari kajian seorang dokter yang mempelajari bekam dan mengeluarkan jurnal. Diambil dari Jurnal Dr. Abu Hana El-Ferdian:

  1. Tekanan darah seorang pasien bekam minimal adalah pada 80 mmHg. Bahaya bekam bisa terjadi ketika pasien berada pada kondisi yang lemah atau tekanan darah dibawah 80 mmHg. Hal ini dilakukan untuk menghindari pasien mengalami shok atau pingsan saat di mulai terapi bekam.
  2. Wanita hamil pada usia kehamilan trismester pertama atau tiga bulan awal masa kehamilan tidak diperbolehkan melakukan bekam. Apa bahaya bekam pada wanita yang hamil? Bekam pada kondisi tersebut dapat mengganggu perkembangan janin yang dikandungnya. Selain itu, wanita yang sedang mengalami haid dan nifas tidak boleh di bekam karena saat itu wanita sedang mengeluarkan darah kotor. Jelas kondisinya tidak memungkin untuk dilakukan pengeluaran darah kotor lagi.
  3. Sebaiknya pasien yang akan dibekam tidak sedang kekenyangan, atau sebaliknya kehausan dan kelaparan. Bahaya bekam dalam kondisi ini adalah dapat mengakibatkan pasien menjadi lemah tubuhnya karena kondisinya sedang tidak stabil.
  4. Sebelum dan setelah bekam tidak dianjurkan makan dan minum. Sebaiknya Anda berpuasa terlebih dahulu minimal 2 jam sebelum atau setelah bekam. Setelah selesai bekam dianjurkan untuk minum yang manis-manis saja seperti madu untuk meningkatkan stamina. Jangan minum yang bersoda atau semacam sirup.
  5. Sebaiknya jangan mandi dulu setelah melakukan bekam, apalagi jika Anda mandi dengan air dingin. Sangat tidak dianjurkan. Mandilah setelah 2 jam dan dengan air hangat.
  6. Umumnya bekam basah dapat dilakukan pada semua orang, kecuali pada pasien malignant anemia, leukimia (kanker darah), TBC, HIV/ODA, trombositopenia, hemafolia, hepatitis, penderita dengan kelainan klep jantung/yang menggunakan alat pacu jantung serta penyakit lainnya yang parah kecuali dengan ahli bekam berpengalaman dan dibawah pengawasan dokter.
  7. Penderita gula darah atau diabetes memiliki sensitivitas terhadap luka yang ada dalam kulit. Bekam basah yang mengharuskan melakukan sayatan di kulit tidak cocok untuk penderita diabetes. Terutama untuk penderita diabetes yang Gula Darah Sewaktu (GDS) lebih dari 250 mg/dl.
  8. Orang yang sedang atau telah mendonorkan darah atau korban kecelakaan yang mengeluarkan darah banyak pun tidak boleh melakukan bekam basah.
  9. Pasien yang menderita sakit kulit atau alergi yang cukup parah, contohnya ulserasi juga berbahaya jika di bekam. Hindarilah bekam untuk pasien semacam itu.
  10. Karena menderita semacam penyakit, seseorang kadang mengkonsumsi obat pengencer darah. Setelah menghentikan meminum obat ini, tunggulah 2 hari untuk melakukan terapi ini. Bahaya bekam dapat mengancam Anda karena kondisi darah dalam tubuh sedang tidak stabil.
  11. Jangan melakukan bekam pada titik-titik dimana tubuh pasien mengalami luka, robeknya urat sendi, patah tulang, tumor serta varises.
  12. Perut merupakan organ manusia yang cukup lemah. Kulit yang melapisi perut pun cukup tipis. Karena itu, cukup berbahaya jika Anda membekam pada bagian perut terlalu keras.
  13. Terakhir adalah lubang-lubang alamiah dalam tubuh juga dilarang untuk di bekam seperti mata, hidung, mulut, puting susu serta anus. Selain itu, beberapa titik-titik yang tidak boleh dibekam adalah bawah ketiak, leher bagian bawah telinga, selangkangan/pangkal paha bagian depan dekat kemaluan) dan tepat di atas pembuluh darah yang besar.

Apabila Anda ingin melakukan terapi bekam, pastikan Anda melakukannya dengan bantuan orang yang benarbenar ahli dalam bidang bekam yaitu terapis bekam. Selain itu, usahakan memilih terapis bekam yang memiliki latar belakang medis dan ia mengetahui secara pasti tentang organ tubuh manusia.

Kemudian pastikan Anda menggunakan alat-alat bekam yang telah memenuhi standar operasional medis dan sterilisasi. Oleh karena itu terapis bekam yang Anda mintai tolong haruslah memiliki ilmu medis yang dapat membantunya untuk mensterilisasikan alat-alatnya sesuai dengan standar yang berlaku.

Alat-alat yang tidak steril dapat mengakibatkan bahaya bekam. Anda bisa tertular penyakit yang berbahaya. Pengobatan bekam ini dapat memberi efek yang positif. Tetapi ingat, bekam juga dapat menimbulkan bahaya bekam pada kesehatan Anda. Anda bisa kelelahan yang berlebihan, pingsan bahkan tertular penyakit baru.

Inline
Inline