Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

bahaya tidur setelah makan sahurDi Bulan Ramadhan tentunya ada beberapa perbedaan pola hidup dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya, bukan hanya dari pola makan minum yang terjadwal namun pola hidup lainnya seperti halnya tidur, Bagi sebagian orang terbangun di waktu menjelang shubuh belumlah terbiasa, maka terbangun di jam itu akan memberikan efek kurang tidur dan tidak nyaman bahkan tidak kuat, kebanyakan orang yang belum terbiasa itu setelah makan sahur dan tentunya setelah mendirikan sholat shubuh akan kembali berbaring untuk mengistirahatkan tubuhnya kembali dengan tidur hingga pagi hari. Namun tahukah anda bahwa tidur setelah makan sahur adalah bahaya?

Bahaya tidur setelah makan sahur – Tidur setelah makan sahur memang tidak haram tetapi banyak para ulama yang berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan. Nabi Muhammad SAW telah memberikan tuntunan bahwa makan sahur jangan untuk ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak..

Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Sehingga tidak ada keluhan penyakit maag atau asam lambung naik. namun bagaimana caranya kalau orang yang belum terbiasa ini untuk menhindari tidur setelah makan sahur.

Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda, “Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada
Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.”(HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.).

Dari sisi ilmu gizi dan kesehatan, tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak antara lain : Menurut Pramono, ahli gizi dari RSUD Ulin Banjarmasin perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energy dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.

Akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur. Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan
melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit.

Tidur sehabis sahur juga bisa mengakibatkan gangguan pencernaan. Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung(maag) akan terhambat atau terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.

Meningkatnya risiko terkena stroke karena berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke. Jadi jangan langsung tidur setelah makan sahur karena berbahaya, setelah sahur segera bersiap sholat shubuh, dan lakukanlah kajian agama atau bertadarus, itu lebih bermanfaat dari pada tidur.

Apabila disiang hari memang anda membutuhkan istirahat, maka dianjurkan untuk tidur siang, jangan khawatir, tidurnya orang berpuasa masih Allah ridhoi koq..Tidur siang bermanfaat juga untuk meningkatkan memory atau daya hapal kita, tentunya bukan tidur siang yang kebablasan, tapi cukup kurang lebih 1 jam saja,

Semoga Bermanfaat dan Barokah

Inline
Inline