Dibekam sakit gak?

Dibekam sakit gak?

dibekam sakit gakDibekam sakit gak? kalimat pertanyaan ini banyak muncul dari para pasien yang hendak dibekam, dan mereka melakukan untuk pertama kalinya, apalagi pasien tersebut pernah melihat proses pembekaman pada orang lain, pemandangan yang jelas sekali terjadi apabila melihat proses pembekaman adalah :

  1. Lapisan kulit terluar ditarik oleh alat bekam semacam gelas atau kop dengan beberapa tarikan penarik kop, jelas disini terlihat lapisan kulit terluat tertarik dan menggelembung.
  2. Warna kulit menjadi lebam dan memar kemerahan bahkan ada yang keunguan, serta lapisan kulit seperti lebih kaku dan menebal.
  3. Tusukan-tusukan dari jarum lancet (bagi bekam jarum), atau sayatan kecil (bagi bekam bisturi), tampak mengerikan.
  4. Darah keluar secara perlahan dari kulit bekas tusukan-tusukan jarum setelah dilakukan penyedotan kembali.
  5. Darah yang terkumpul dalam satu kop bisa 5ml – 10 ml bahkan terkadang lebih.
  6. Darah yang keluar warnanya lebih pekat (gelap) dan tidah merah segar layaknya darah segar.
  7. Darah yang keluar dan tersimpan setelah itu membeku dan tidak tampak lagi keluar darah dan encer darah.

Mungkin itulah sekilas kejadian yang kita lihat apabila kita sedang menyaksikan orang lain dilakukan pembekaman, dari sepintas itu banyak yang mengira-ngira apakah proses tersebut menyakitkan pada si pasien? apalagi orang yang baru pertama kali menyaksikannya, kadag menjadi urung dibekam.

Kalaulah si pasien ini telah melihat proses pembekaman seperti itu, sesungguhnya akan sangat mudah dalam menjawab pertanyaan dari kata pertama diatas tadi, dibekam sakit gak?..

Jawabannya, lihatlah raut wajah atau mimik muka orang yang dibekam tersebut? apakah tampak kesakitan? apakah mengeluh kesakitan dan menyuruh menghentikan proses pembekaman kepada si pembekam? sampai tuntaskah proses tersebut? lihatlah raut wajahnya sejenak selepas dibekam dan orang tersebut duduk.

Apabila melihat dari proses kejadian orang yang memiliki nyali yang lemah memang akan membuat gemetaran, keringat lembut dan keringat lembut keluar dari pori-pori kulitnya. tapi tidak orang yang memiliki sedikit nyali dan memiliki keinginan yang kuat untuk mendapatkan kesembuhan.

Secara skala 95% lebih orang yang pertamakali dibekam menyatakan bahwa proses dibekam itu TIDAK MENYAKITKAN, bahkan ada yang menyebutkan kayak digigit semut ada juga yang bilang tak terasa tusukannya, dan rasanya lebih enteng, badan digerakan lebih leluasa, dan tubuh lebih terasa bugar. Bagaimana tidak secara teori darah yang menghambat darah-darah lainnya untuk mengalir ke seluruh tubuh ditarik keluar untuk dibuang, dan yang tersisa adalah darah-darah yang bisa beredar secara lancar, tentunya tidak ada lagi sumbatan atau aliran darah yang macet. Subhanallah.

Jadi buat rekan yang masih belum pernah dibekam, jauhkan rasa takut, dan maksimalkan ikhtiar dan berharap kesembuhan dari Allah SWT lewat proses pembekaman, ribuan orang bahkan jutaan orang telah merasakan bekam dan hasilnya sungguh memuaskan, kebanyakan dari yang pernah dibekam akan melakukan dibekam kembali dalam jangka waktu yang berbeda-beda. Bahkan bagi orang yang sudah merasakan khasiatnya dan menyakini bahwa bekam merupakan syariat sunnah yang bisa kita lakukan maka berkonsisten untuk dibekam minimal 1 bulan sekali, terutama ditanggal-tanggal sunnah berbekam, seperti tanggal 17,19,21 di bulan hijriyah sebagaimana Rasulullah SAW pun lakukan.

Wallohu ‘alam.

 

 

Inline
Inline