Mencegah Kanker dengan Berbekam

Mencegah Kanker dengan Berbekam

Kanker adalah penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang. Banyak jenis kanker yang sekarang ini menyerang manusia, seperti kanker payudara, kanker serviks, kanker tulang belakang, dan lain-lain. Kanker telah menjadi momok bagi semua orang karena penyakit ini menjadi faktor utama kematian pada manusia. Presentase dari kanker ini sangat tinggi di dunia, terutama di Indonesia.

Banyak orang yang terkena kanker tidak dapat disembuhkan karena belum ada pengobatan yang sangat ampuh untuk mengobatinya. Penyakit ini tidak mengenal usia karena dapat terjadi pada usia muda hingga usia lanjut, bahkan bayi sekalipun. Kanker dapat terjadi karena dua faktor, yaitu faktor internal (faktor genitika) dan faktor eksternal. Faktor genetika adalah faktor yang terjadi karena faktor keturunan, sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang terjadi sebab luar seperti cidera, pola hidup dan lain-lainnya.

Untuk penyakit kanker ini, banyak sekali pengobatan yang telah dicoba, namun tidak selalu menghasilkan hal yang baik. Pengobatan modern ataupun tradisional sering digunakan untuk menyembuhkan kanker. Namun, kemungkinan untuk sembuh sangat kecil.  Hal ini disebabkan karena kanker menyerang sel-sel darah pada tubuh sehingga sangat cepat sekali penyebarannya. Akan sangat fatal akibatnya jika kanker terlambat diobati. Maka dari itu, untuk mencegah kanker itu terjadi pada tubuh kita, haruslah kita melakukan pencegahan sejak dini. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan terapi bekam.

Cara bekam untuk pencegahan sel kanker

Apa itu bekam? Bekam adalah salah satu pengobatan tradisional yang bersifat islami. Pengobatan islami ini telah digunakan para Nabi untuk mengobati berbagai penyakit. Bekam dapat juga mencegah berbagai tanda-tanda awal penyakit berbahaya. Bekam atau hijamah menurut agama islam adalah teknik pengobatan dengan membuang darah kotor yang telah terkontaminasi racun berbahaya dari dalam tubuh melalui kulit.

Pengobatan bekam ini dimulai dengan pengambilan darah kotor dengan menggunakan cawan dan jarum khusus. Bekam bisa dilakukan di beberapa bagian tubuh seperti bahu, leher, dan punggung.

Berikut langkah-langkah bekam untuk mencegah kanker yang terjadi pada manusia:

  1. Pemeriksaan umum.

Pemeriksaan ini dilakukan dengan memeriksa tekanan darah, nadi, pernapasan, temperatur tubuh, telapak tangan dan lain-lain. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah kondisi tubuh stabil untuk dilakukan pembekaman. Untuk seseorang yang mempunyai kondisi fisik lemah, tidak disarankan untuk melakukannya atau sebaiknya menundanya sementara sampai menunggu kondisi fisik kuat.

  1. Mendiagnosa penyakit.

Hal ini bisa dilakukan secara medis dengan CT-scan atau cara lain untuk mengetahui penyakit yang terjadi pada tubuh pasien.

  1. Menentukan titik bekam

Menentukan titik bekam dalam islam ini ada dua cara, yaitu berdasarkan cara madzhab atau berdasarkan titik nabawi. Titik ini akan menentukan lokasi dimana pasien mengalami beberapa keluhan.

  1. Persiapan bahan dan alat bekam

Setelah penyakit telah diketahui jenisnya dan titik bekam sudah ditentukan. Tabib akan mempersiapkan bahan dan alat seperti beberapa cawan, kain dan jarum khusus untuk melakukan bekam.

  1. Bekam pada titik tertentu

Setalah semuanya sudah siap, bekam pun bisa dilakukan pada titik-titik tertentu yang telah disesuaikan dengan keluhan pasien.

Langkah-langkah diatas adalah langkah untuk melakukan bekam untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit termasuk mencegah kanker. Metode bekam ini dipercaya sangat efektif untuk pencegahan berbagai macam penyakit seperti kanker dan penyakit lain-lainnya. Selain itu, pengobatan islami ini juga bisa menjadi media pengobatan yang dapat membuang darah kotor yang ada pada tubuh pasien penyebab sel kanker.

Inline
Inline