Mengetahui Arti dan fungsi golongan darah

Mengetahui Arti dan fungsi golongan darah

golongan darah : A, B, AB dan OSudahkah anda mengetahui apa golongan darah anda? Sahabat BRC-Cibaduyut.. golongan darah bukan hanya sebagai pelengkap isian di KTP anda, sebenarnya golongan darah dicantum di kartu identitas kita adalahsebagai identitas darah kita dan membantu mencegah resiko kesehatan, terlebih apabila dalam keadaan darurat . Apabila sampai waktu anda membaca artikel ini sahabat belum mengetahui golongan darahnya, segera setelah baca untuk memeriksakan golongan darah, bisa ke puskesmas atau laboratorium kesehatan terdekat untuk diperiksa.

Golongan darah ternyata (ini menurut beberapa penelitian para ahli) ada hubungan antar golongan darah tertentu dengan resiko-resiko dari suatu penyakit tertentu pula, maka disimpulkan golongan darah memiliki arti, fungsi dan  manfaat yang penting untuk kesehatan.

Jenis Golongan darah yang umum digunakan adalah golongan Darah A, Golongan Darah B, Golongan Darah AB dan golongan darah O.

 

Beberapa Arti dan Fungsi Golongan Darah

1. Untuk Transfusi Darah

Ketika upaya transfusi darah dilakukan, mengetahui golongan darah sangat penting, karena ada perbedaan itulah seseorang yang membutuhkan darah, entah itu karena adanya kecelakaan yang mengakibatkan membutuhkan darah, atau penyakit lainnya. Diketahui bahwa golongan darah O positif langka ditemukan di lembaga seperti PMI atau Rumah sakit langka pasokannya.

2. Menghidari penyakit tertentu

Seperti Hemolisis (Hemolisis adalah pecahnya membran eritrosit, sehingga hemoglobin bebas kedalam medium sekelilingnya (plasma)), kelainan genetik lain juga mengancam pada ibu dan bayi yang sedang dikandung. Terutama jika ibu berdarah rheses negative (Rh-), sedangkan suami berdarah rhesus positif (Rh+). Permasalahan seperti  ini biasanya terjadi apabila ada perkawinan antar Negara, jadi mengetahui golongan darah akan mengurangi berbagai penyakit tertentu.

3. Membantu memantau program diettetes darah

Beberapa orang dunia ini dengan golongan darah tertentu ada yang perlu membatasi asupan karbohidratnya, apabila tidak resiko super obesitas dapat terjadi dalam dirinya, karena kondisi jenis dan jumlah karbohidrat yang tidak cocok dengan golongan darahnya, dengan mengetahui golongan darah maka kita bisa memantau diet kita.

4. Resiko  penggumpalan darah

Ada penelitian bahwa golongan darah berinteraksi dengan genetik seseorang untuk resiko trombosit vena (DVT) yang bisa menyebabkan pembekuan pada darah di organ kaki bagian bawah, pembekuan dara ini dapat juga mengalir ke organ lainnya seperti paru, hal ini bias mengancam nyawa pasien.

Setelah peneliti menganalisa data dari sekitar 66.000 orang yang dilakukan selama 30 tahun ditemukan bahwa orang dengan tipe golongan darah A, B dan AB memiliki 40% resiko lebih tinggi mengalami DVT dibanding golongan darah O.

5. Mengetahui Resiko Penyakit Jantung

Ilmuan dari Harvard menganalisa sekitar 77.000 sample data orang dan menemukan bahwa mereka berdarah golongan AB memiliki resiko sekitar 32% terkena penyakit jantung dibanding dengan golongan darah lainnya.

Selain itu orang dengan golongan darah A dan B memiliki resiko sekitar 5% dan 11% lebih besar. Hingga kini belum juga diketahui secara pasti penyebab-penyebabnya, tetapi ada juga pendapat bahwa orang bergolongan darah A berkaitan dengan peningkatan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan golongan darah O justeru sebaliknya. Sedangkan golongan darah AB beresiko mengalami imflamasi (imflamasi atau peradangan adalah bengkak kemerahan, panas, dan nyeri pada jaringan karena cedera fisik, kimiawi, infeksi, atau reaksi alergi).

6. Untuk mencegah kanker perut

Pendapat ini berdasar studi pada tahun 2010 dari Karolinska Institute Swedia, menerangkan bahwa orang dengan golonan darah A memiliki kesempatan 20% lebih besar terkena kanker lambung dibanding orang bergolongan darah O dan B.

Sementara itu orang bergolongan darah O memiliki peningkatan resiko sakit maag, dan lebh rentan terhadap bakteri Hellicobacter pylori yang sering sebagai penyebab luka lambung.

7. Masalah Kesuburan

Pendapat dari Peneliti Albert Einstein Collage of Medicine di New York dan Yale University wanita dengan golongan darah O dua kali lebih mungkin memiliki kadar FSH  (follicle-stimulating hormone) lebih tinggi, sedangkan mereka orang yangbergolongan darah A memiliki kadar FSH rendah.

Tingginya kadar FSH menjadi indicator bahwa cadangan telur di indung telurnya berkurang lebih cepat,s ehingga dapat mengurangi peluang kehamilan pada wanita berusia 30-an hingga 40-an.

Demikian pemaparan beberapa peneliti tentang fungsi dari golongan darah, ini hanya hasil studi ilmiah tetap semuanya ada di tangan Allah SWT yang menentukan, Wallohu Alam.

Mau Sehat dibekam yuk,,,kunjungi Klinik Pengobatan Terapi Bekam BRC Cibaduyut, Jl. Cibaduyut raya No.7 Bandung, telp (022) 85440184 atau 70057600.

Inline
Inline