Pencegahan Kanker Melalui Terapi Bekam

Pencegahan Kanker Melalui Terapi Bekam

Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya yang mematikan. Kanker terjadi karena adanya perkembangan sel yang tumbuh tidak normal pada bagian tubuh dan terus mengalami pembelahan secara cepat. Jika dicermati secara detail, kanker bukanlah jenis penyakit yang tumbuh secara tiba-tiba.

Untuk difonis sebagai kanker, ada beberapa proses panjang yang dilalui mulai dari kelenjar getah bening, tumor, dan kanker. Sel-sel kanker yang dibiarkan tanpa pengobatan akan terus tumbuh menggerogoti bagian organ tubuh. Jika sel-sel tersebut sudah menyusup melalui pembuluh darah sehingga menyebar ke berbagai tempat, maka pengobatan kanker sulit dilakukan. Oleh sebab itu, pencegahan kanker perlu dilakukan dengan mengenali penyebab, gejala atau ciri-ciri tumbuhnya kanker, sampai pada mencari pengobatan yang tepat.

Penyebab munculnya penyakit kanker

Di zaman modern ini, berbagai penyakit dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Baik penyakit yang bersifat ringan sampai pada penyakit kronis membahayakan nyawa. Hal ini dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.

Banyaknya aneka makanan instan yang mengandung berbagai bahan kimia menjadi pemicu timbulnya penyakit termasuk kanker. Makanan berlemak dan berkolesterol juga menjadikan tubuh tidak sehat. Oleh sebab itu, agar tubuh terjaga kesehatannya usahakan untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan yang secara instan sekiranya banyak mengandung bahan pengawet. Adapun gaya hidup yang memicu pertumbuhan kanker adalah kebiasaan merokok, sulit melakukan olahraga, terlalu sering terkena radiasi seperti menonton televisi, mendengarkan radio menggunakan headshet, kemoterapi.

Ciri-ciri terkena penyakit kanker

Penyakit mematikan nomor satu di dunia ini dapat menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Seseorang yang menderita kanker biasanya mengalami ciri-ciri yang terlihat secara kasat mata.

  1. Menurunnya berat badan

Penderita kanker akan mengalami berat badan yang menurun secara drastis. Hal ini disebabkan karena berkurangnya nafsu makan, menahan rasa nyeri pada bagian tubuh, dan tekanan berpikir. Penderita kanker akan merasa cemas bahkan depresi dengan penyakit yang dialaminya. Hal ini menjadikan tubuh semakin kurus.

  1. Mudah lelah

Sel kanker yang terus menerus berkembang dan menggerogoti tubuh penderita membuat penderita kehilangan stamina. Hal ini menyebabkan penderita kanker merasa mudah lelah dengan aktivitas yang dijalani.

  1. Terjadi pembengkakan

Hampir semua jenis kanker mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh. Hal ini dikarenakan tumbuhnya sel kanker yang semakin besar pada bagian tubuh sehingga kulit terlihat seperti bengkak atau benjol.

  1. Rasa nyeri

Rasa nyeri disebabkan adanya cairan sel-sel kanker pada darah. Biasanya penderita akan mengalami rasa nyeri pada bagian tubuh yang membengkak atau daerah persendian.

Terapi bekam sebagai cara pengobatan dan pencegahan kanker

Pengobatan kanker memang cenderung dilakukan secara terapi seperti kemoterapi. Namun, ada pula jenis terapi alternatif yang lebih baik dilakukan yakni berupa bekam. Pengobatan bekam merupakan cara pengeluaran darah kotor yang banyak mengandung toksin agar tubuh kembali sehat. Sistem peredaran darah setelah melakukan bekam menjadi lebih lancar.

Selain sebagai pengobatan, bekam juga bermanfaat untuk mencegah kanker. Sel-sel yang berkembang tumbuh tidak normal akan mati dan keluar bersama darah kotor. Cara terapi ini justru lebih sehat karena tubuh tidak mengkonsumsi obat yang banyak mengandung bahan kimia serta terkena sinar radiasi yang justru menyebabkan timbulnya kanker. Bahkan bekam sudah diajarkan Rasulullah sebagai cara menyehatkan tubuh dan mengobati beberapa penyakit. Semoga dengan terapi bekam kesehatan selalu terjaga.

Inline
Inline