Penyakit yang ditandai dengan kesemutan

Penyakit yang ditandai dengan kesemutan

kesemutanJangan remehkan kesemutan! Kesemutan bisa menjadi pertanda bahwa tubuh kita akan mengalami penyakit dan penyakit ini bukan penyakit ringan lho, penyakit yang mungkin menjadikan kesehatan kita akan drop dalam waktu yang lama.

Berikut penyakit yang ditandai dengan kesemutan :

1. Diabetes melitus (DM)

Penderita Diabetes Melitus, kesemutan merupakan gejala kerusakan pada pembuluh darah. Akibatnya, darah yang mengalir di ujung-ujung saraf berkurang. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengendalikan kadar gula darah secara ketat, juga mengonsumsi herbal untuk diabetes mellitus seperti Madu pahit.
2. Stroke

Kesemutan bisa jadi pertanda penyakit stroke ringan. Biasanya gejala ini disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di daerahotak, yang mengakibatkan kerusakan pada saraf setempat. Gejala lain yang bisa muncul: rasa kebas diseparuh badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar berbicara, pusing-pusing, penglihatan menjadi ganda dan kabur.

Gejala yang terjadi berlangsung beberapa menit atau kurang dari 24 jam. Biasanya terjadi waktu tidur atau baru bangun. Kondisi ini harus segera ditangani karena bisa berkembang menjadi stroke berat, lakukanlah bekam secara rutin, insya Allah dapat teratasi.

3. Penyakit jantung

Kesemutan di tubuh bukan hanya diakibatkan tekanan neuropati, tetapi karena komplikasi jantung dengan sarafnya. Pasien penderita jantung yang sedang menjalani operasi pemasangan klep, biasanya terdapat bekuan darah yang menempel, bekuan itu bisa terbawa oleh aliran darah ke otak, sehingga terjadi serebral embolik.

Apabila sumbatan di otak mengenai daerah yang berfungsi mengatur sistem sensorik, penderita tersebut akan merasakan kesemutan sebelah. Jika terjadi pada daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan disertai kelumpuhan.

4. Infeksi tulang belakang

Kesemutan ini menyebabkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tak mampu digerakkan. Penderita tak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun juga sulit. Penyakit ini dinamakan mielitis (radang sumsum tulang belakang). Tingkat kesembuhan penyakit ini tergantung pada kerusakannya. Bisa sembuh sebagian, tetapi ada juga yang lumpuh.

5. Rematik

Penyakit ini bisa menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Hal ini saraf terjepit akibat sendi pada engsel, misalnya sendi pergelangan tangan, berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang sendiri bila gejala rematik sudah sembuh.

6. Spasmofilia (tetani)

Kesemutan juga bisa merupakan tanda penyakit spasmofilia (tetani). Penyakit ini timbul karena kadar dari ion kalsium dalam sel darah berkurang. Penyebabnya adalah menurunnya tegangan karbondioksida pada paru-paru. Gejala lain : kejang pada tungkai, sulit tidur, emosi labil, takut, lemah, sakit kepala sebelah atau migrain, dan hilang kesadaran.

7. Guillain-barre syndrome

Kesemutan bisa jadi salah satu indikasi penyakit guillalin-barre syndrome ini. Ditandai gejala demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Juga diikuti dengan rasa kesemutan dan kebas-kebas. Kesemutan biasanya terasa di sekujur tubuh penderita, khususnya pada ujung-ujung jari kaki dan tangan karena virus menyerang sistem saraf tepi.

Bila keadaan itu tidak segera diatasi, serangan akan berlanjut ke organ vital. Akibatnya, penderita merasa sesak napas dan lumpuh di seluruh tubuh.

8. Cytomegalovirus (CMV)

Ada kesemutan yang didahului flu berat. Kesemutan akan menghebat mulai dari ujung-ujung jari, menjalar hingga ke sekitar pusar. Penderita bisa hanya merasa kebas atau sampai sulit berjalan, berarti sumsum tulang belakang kena radang. Ini akibat serangan virus, biasanya jenis cytomegalovirus.

 

Segera lakukan pengobatan bekam pada tubuh anda apabila mengalami gejala seperti diatas, sebelum penyakit lain menghampiri anda, kunjungi Klinik Bekam BRC-Cibaduyut : Jl. Cibaduyut raya No.7 Bandung (022) 85440184 / 70057600

Inline
Inline